Cara Menyusun Dokumen Mutu Laboratorium

Membuat dokumen mutu laboratorium bukan tugas yang sembarangan. Anda harus membayangkan bahwa Anda sedang merencanakan sebuah penelitian. Anda juga harus mengerti tentang seluk beluk perusahaan agar nantinya tim audit akan dengan mudah memahami profil laboratorium Anda.

Cara Menyusun Dokumen Mutu Laboratorium

Adapun skema yang harus Anda pahami yakni bagian-bagian yang harus diidentifikasi.

Identifikasi Awal

Bagian identifikasi awal adalah semacam kerangka yakni langkah pertama yang paling penting untuk memandu bagian pengolahan data. Identifikasi awal juga meliputi beberapa bagian seperti:

Studi pustaka
Bagian ini sangat penting agar materi dan informasi bisa digunakan untuk menunjang menyelesaikan masalah penelitian. Kerangka teori harus sesuai dengan metode penelitian, Anda bisa melakukannya dengan cara mengutip sumber-sumber bacaan seperti buku dan jurnal ilmiah. sesuaikan sumber referensi dengan permasalahan yang Anda angkat, pastikan referensi ilmiah tersebut diketik berdasarkan ketentuan kutipan sumber.

Identifikasi masalah
Tahap ini adalah mengidentifikasi masalah dengan cara menganalisis laboratorium dari sisi lingkungan. Syarat agar laboratorium Anda sah sebagai lab pengujian adalah dinyatakan sah oleh KAN. Anda harus mengacu kepada ketentuan KAN yang telah disusun oleh lembaga pemerintah tersebut, berdasarkan aturan SIO 17025.

Perumusan masalah
Menyusun rumusan masalah harus sejalan dengan rencana identifikasi yang akan dilakukan.

Tujuan
Adanya bagian tujuan adalah untuk mendeskripsikan target dan pencapaian anda serta kegunaannya bagi pembaca.

Pengumpulan dan Pengolahan data

Pengumpulan data
Melakukan pengumpulan data harus dilakukan berdasarkan studi literatur, data yang diperoleh merupakan data sekunder yang terdiri dari:

1. SNI ISO/IEC 17025:2017
2. Struktur Organisasi dan Susunan Personilnya
3. Inventarisasi SDM
4. Inventarisasi Peralatan
5. Inventarisasi Kemampuan Pengujian
6. Daftar usulan Ruang Lingkup Pengujian

Pengolahan data
Mengolah data adalah tahap lanjutan setelah data terkumpul. Mengolah data harus melalui beberapa tahap agar hasilnya valid dan bisa dipertanggungjawabkan. Tahap-tahap tersebut adalah:

1. Identifikasi kebutuhan dokumen. Selain mengacu pada SNI ISO/ IEC 17025: 2017 dan berpedomen pada dokumen yang dimiliki laboratorium. Dokumen yang dimaksud harus terdiri dari 4 level dokumen yakni:

  • Level 1: Panduan Mutu
  • Level 2: Prosedur
  • Level 3: Instruksi kerja
  • Level 4: Formulir.
Baca Juga :   Pertanyaan ISO 17025 yang Sering Menjadi Perbincangan

2. Anda bisa mengidentifikasi prosese bisnis laboratorium, mendeskripsikan pelaksanaan pengujian dan bagaimana proses bisnis yang terjadi di laboratorium Anda.

3. Lakukan analisis ketersediaan dengan checklist, yakni mencocokan daftar dokumen yang diperlukan. Anda perlu menyesuaikan SNI ISO/IEC 17025:2017.

4. Rancang dokumen yang belum tersedia, atau dokumen yang memerlukan tambahan dan penyesuai am tentang laboratorium Anda.

5. Jika draft telah dibuat, Anda bisa melakukan verifikasi dengan diskursi dengan Kepala Laboratorium, kepala seksi, kepala bidang laboratorium.

Tahap akhir Dokumen Mutu Laboratorium

Bagian tahap akhir Anda bisa merancang hasil dari analisis berdasarkan ISO/IEC 17025:2017.

Tips tambahan

  • Rancang proses baru sedemikian rupa sehingga melengkapi praktik laboratorium Anda saat ini karena akan membuat implementasi lebih sederhana. Dokumentasikan proses baru jika perlu dan tentukan rekaman apa yang akan dihasilkan, dengan mengingat prinsip ketertelusuran.
  • Gambarkan semua elemen dari langkah-langkah di atas ke dalam ‘sistem’ formal, biasanya ini disebut ‘Quality Manual (‘ QM ‘). Meskipun QM formal tidak lagi menjadi persyaratan ISO IEC 17025, sebagian besar laboratorium merasa terbantu untuk mendokumentasikan proses mereka dengan cara ini. QM adalah kerangka tempat bergantung pada semua dokumentasi lainnya. Referensi ke catatan yang diperlukan juga harus disertakan.
  • Quality Manual tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Tidak ada ‘benar’ atau ‘salah’ sejauh menyangkut struktur laboratorium.
  • Pro dan kontra dari struktur Manual Mutu yang ditentukan oleh nomor klausul dalam standar:
  1. Mudah bagi auditor dan mudah untuk memastikan Anda telah menangani semua klausul yang relevan.
    Biasanya tidak terlalu ramah pengguna juga tidak selalu mencerminkan aliran aktivitas di laboratorium Anda.
  2. Mudah untuk jatuh ke dalam perangkap termasuk klausa yang tidak berarti hanya untuk mencocokkan standar.
  • Pro dan kontra dari struktur Manual Kualitas yang ditentukan oleh proses
  1. Pro- mendorong keterlibatan dan kepemilikan staf.
  2. Membutuhkan tinjauan dokumen yang lebih hati-hati untuk memastikan bahwa semua klausul standar terpenuhi.
  • Pastikan Anda mengaudit praktik Anda terhadap Manual Kualitas. Jangan hanya mengaudit tetapi juga mengambil tindakan pada semua temuan untuk memastikan bahwa Anda terus meningkat.
Baca Juga :   Memahami Kegiatan Audit Internal ISO 17025 2017

 

Leave a Reply